FESTIVAL DANAU SENTANI VIII Budayaku Sejahteraku(My Culture My Properous)

Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops yang memiliki luas sekitar 245.000 hektar. Danau ini terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Dengan luas lebih dari 9 ribu hektar menjadikan sebagai danau terbesar di Papua. Berada di ketinggian, hawa Danau Sentani begitu sejuk. Namun tetap saja, seperti sebagian besar wilayah di Papua, saat siang hari begitu panas.

Gambar1

(Gambar 1. Pemamdangan Danau Sentani dari ketinggian tugu Mac Arthur)

Ada banyak pulau-pulau kecil yang tersebar di danau ini. Ada sekitar 22 pulau dan sebagian besar dihuni Suku Sentani. Ada sekitar 24 kampung yang menempati Danau sentani. Setiap kampung mempunyai keunikan dan tradisi masing-masing.

Danau Sentani menjadi tenar dengan adanya festival tahunan yaitu “Festival Danau Sentani” yang berlangsung setiap bulan Juni dan sudah menjadi Kalender Nasional.

Tema yang diusung Budayaku Sejahteraku dalam FDS ke VIII, memang demikian budaya itu tidak hanya membahagiakan tetapi juga menghidupkan. Festival ini diisi dengan tarian-tarian adat di atas perahu, tarian perang khas Papua, upacara adat seperti penobatan Ondoafi, Suling tambur dan sajian berbagai kuliner khas Papua.

Gambar5

(Gambar 2)

Selain tarian dan budaya kita bisa berjalan mengunjungi stand-stand yang ada di Festival Danau Sentani.

Gambar10

(Gambar 3 Antusias warga mengunjungi stand FDS)

Memasuki kawasan dermaga Kalkhote, tepian Danau Sentani. Mama Mama Pengrajin noken tas khas Papua berjejeran menjual hasil karyanya.

Gambar12

(Gambar 4)

Gambar13

(Gambar 5)

 

Perjalanan kecil saya di awal bulan Ramadhan ini  berakhir, dengan berharap tahun depan bisa mengunjungi Festival Danau Sentani berikutnya,,,,,,,!!!

NEXT Exploring Papua…….

 

Teks oleh Yadin Apri
Foto oleh Yadin Apri

Comments

comments